advertiser adalah
Informasi

Apa Itu Advertiser? Ini Tugas dan Job Desknya

Dalam bisnis, beriklan adalah aspek penting yang harus dilakukan. Menariknya, sekarang ini iklan tidak hanya dalam bentuk advertising konvensional saja, melainkan sudah mengarah ke digital marketing. Advertiser adalah mereka yang bertugas untuk mengiklankan suatu produk atau jasa dalam sebuah bisnis.

Tentunya, tidak sembarang orang bisa menjadi pengiklan, karena ada beberapa kualifikasi yang harus mereka penuhi.

Nah, di bawah ini akan dibahas dengan jelas apa itu advertiser, tugas-tugasnya serta perannya dalam mengeksekusi campaign digital marketing.

Apa itu Advertiser?

Sebelum membahas tentang apa itu advertiser dalam digital marketing, Anda harus memahami digital marketing terlebih dahulu. Jadi, apa yang dimaksud dengan digital marketing? Apa bedanya dengan pemasaran konvensional?

Jadi, digital marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan media digital dan internet, yang bertujuan untuk menarik konsumen atau calon konsumen dengan cepat.

Ya, sekarang ini teknologi internet sudah meluas di masyarakat, tidak heran strategi pemasaran seperti ini dipilih oleh banyak perusahaan.

Hasilnya, sekarang banyak perusahaan yang saling berkompetisi di ranah digital untuk menarik perhatian masyarakat. Contoh dari digital marketing di antaranya adalah FB Ads, Google Ads, SEO, email marketing, mobile marketing, blog advertising, dan masih banyak lagi.

Banyak perusahaan beralih ke digital marketing karena berbagai kelebihannya, seperti kecepatan penyebaran, kemudahan evaluasi, jangkauan lebih luas, murah, efektif dan bisa membangun brand yang solid. Lalu, apa yang dimaksud dengan pengiklan dalam digital marketing?

Secara umum, pengertian advertiser (pengiklan) merupakan seseorang yang berprofesi sebagai pengiklan, yaitu mereka yang mengurusi semua masalah periklanan dalam sebuah perusahaan. Mereka adalah orang yang membuat konsep iklan sekaligus memastikan bahwa iklan tersebut berhasil menarik perhatian target pasar atau konsumen.

Tugas Advertiser

advertiser adalah
advertiser adalah

Setidaknya, ada tiga tugas utama dari seorang pemasang

iklan di digital marketing, yaitu :

1. Membuat Konsep Iklan

Salah satu tugas advertiser yakni membuat konsep iklan, mulai dari menentukan bentuk iklan, diterapkan di platform mana, membuat estimasi biaya iklan dan lain sebagainya. Seorang advertiser yang berpengalaman sangat paham bagaimana cara membuat konsep iklan terbaik.

Ketika membuat konsep iklan, beberapa hal yang diperlukan adalah kreativitas dalam membuat konten, memilih platform yang sesuai dengan target pasar. Namun, yang lebih penting adalah mengenali target audiens dan melakukan penelitian terhadap mereka.

2. Memantau Iklan

Setelah konsep iklan matang dan diluncurkan, tugas advertiser selanjutnya adalah memantau iklan tersebut. Tentunya, digital advertising tersebut harus dipantau dengan baik, untuk melihat efektivitasnya dalam meningkatkan konversi produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.

Seharusnya, jika iklan di konsep dengan baik, akan memberikan hasil yang baik pula. Namun, memantau iklan tetap hal yang penting, jangan-jangan ada yang masih kurang pas, yang nantinya bisa dijadikan bahan evaluasi.

3. Evaluasi Iklan

Terakhir, advertiser juga punya tugas untuk mengevaluasi iklan yang telah meluncur. Evaluasi memang hal yang penting, terutama jika ada hal yang dirasa kurang pada kampanye iklan tersebut. Terlebih, kampanye digital advertising tersebut baru dilakukan sekali.

Dengan mengevaluasi, maka kesalahan yang terjadi sebelumnya dipastikan tidak akan terjadi lagi di kampanye iklan selanjutnya. Jadi, digital advertising akan semakin efektif dalam meningkatkan laba perusahaan dan menjangkau lebih banyak konsumen.

Untuk bisa mengembang tugas-tugas seperti di atas, tentunya advertiser harus memiliki skill yang mendukung. Setidaknya, advertiser harus memiliki skill seperti copywriting, membuat konsep iklan, dasar-dasar desain, dasar edit video, analisis dan lain sebagainya.

Cara Kerja Advertiser Pada Internet Marketing

 

memantau performa iklan digital
memantau performa iklan digital

Nah, karena dalam digital marketing atau internet marketing, advertiser tidak menggunakan cara dan strategi yang konvensional seperti billboard, media cetak dan lainnya. Mereka menggunakan media digital, mulai dari website, media sosial, email dan lain sebagainya. Ada banyak tutorial terkait hal ini jika Anda masih bingung.

Misalnya saja, bentuk advertising yang mereka lakukan adalah SEM atau Search Engine Marketing. Jenis iklan ini muncul di hasil penelusuran Google, biasanya berada di urutan atas dengan tag ‘Ad’. Nah, iklan tersebut merupakan hasil kerja advertiser yang memanfaatkan SEM.

Tentunya, masih banyak bentuk iklan lain yang dieksekusi oleh advertiser. Intinya, tugas mereka adalah untuk beriklan, dengan berbagai cara dalam ranah digital, agar sebuah perusahaan bisa mendapatkan profit sesuai yang direncanakan.

Kesimpulannya, advertiser pada internet marketing adalah pengiklan yang menggunakan internet untuk beriklan, seperti website, media sosial, email, PPC dan sejenisnya. Tidak sama dengan strategi pemasaran tradisional atau konvensional, yang masih menggunakan cara-cara lama.

Kelebihan dan Kekurangan Iklan PPC Bagi Advertiser

iklan ppc
iklan ppc

Salah satu jenis advertising yang dilakukan oleh advertiser yaitu PPC atau Pay Per Click. Jenis iklan ini memiliki keunggulan, seperti :

  • Membayar sesuai dengan hasil (Pay Per Click).
  • Menghasilkan tampilan langsung.
  • Iklan bisa diubah, bahkan dihapus sesuai hasil.
  • Bebas memilih iklan mana yang akan ditampilkan.
  • Mudah untuk memantau ROI (pengendalian investasi).

Meskipun begitu, PPC juga memiliki kekurangan, seperti :

  • Terkadang iklan tidak relevan dengan keyword yang dimaksud.
  • Penawaran harga yang mahal untuk beberapa kata kunci dan istilah.
  • Persaingan sengit antar kompetitor.
  • Kecurangan klik.
  • Perlu dipantau secara konstan.

Advertiser adalah mereka yang bertugas untuk membuat iklan dalam sebuah perusahaan, dengan menggunakan tool dan cara tertentu agar performanya lebih efisien. Adapun advertiser di digital marketing menggunakan cara digital (website, email, media sosial dst) dalam beriklan dan menjangkau konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *