PBN adalah - backlink.co.id
Informasi

Apa Itu PBN (Private Blog Network)? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya

PBN adalah singkatan dari Private Blog Network, salah satu istilah penting yang wajib diketahui jika Anda berkecimpung di dunia SEO.

Dalam prakteknya, PBN merupakan salah satu metode link building yang kerap dipakai untuk menghasilkan backlink contextual guna memberikan dampak positif terhadap SEO suatu website.

Di Indonesia sendiri saat ini ada banyak agensi atau jasa SEO (Search Engine Optimization) yang secara terang-terangan menawarkan jasa backlink PBN. Biayanya pun tidak main-main, paling murah harganya ditawarkan mulai dari Rp1 juta – belasan juta rupian.

Baca juga: Apa Itu Contextual Backlink? Ini Definisi dan Cara Membuatnya

Lantas, apa sih sebenarnya PBN itu? bagaimanakah cara kerja dan fungsinya? Mari simak bersama penjelasan lebih lengkapnya.

Apa Itu PBN (Private Blog Network)

Private Blog Network atau biasa disebut dengan PBN adalah sekumpulan situs web yang dibuat khusus untuk tujuan link building sehingga mampu memberikan otoritas kepada website utama.

Teknik ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan peringkat halaman web di Search Engine Result Page (SERP), jadi pemilik biasanya tidak terlalu memperhatikan traffic, kualitas konten, atau tampilan desain secara keseluruhan.

Sebenarnya, PBN tidak lebih dari sebuah blog atau website biasa. Pasalnya, hampir tidak ada yang spesial dari laman tersebut, dan rasanya relatif sulit dikenali bagi orang yang belum terbiasa.

Namun konten-konten di dalam PBN memang sengaja dibuat untuk memberikan backlink ke web utama Anda. Perlu diketahui bahwa backlink merupakan tautan di luar yang mengarah pada suatu web atau salah satu laman di dalamnya.

Jika web mendapatkan banyak backlink, Google atau search engine akan menilai bahwa situs tersebut terpercaya. Alhasil, peringkatnya di SERP pun akan lebih mudah naik ke halaman pertama.

Banyak yang menyebutkan bahwa teknik private blog network termasuk dalam grey hat method dalam SEO. Google bisa saja menganggapnya sebagai manipulasi jika dilakukan secara berlebihan.

Inilah salah satu alasan mengapa para praktisi SEO corporate atau yang biasa mengoptimasi website perusahaan menghindari cara ini. Mereka lebih memilih beli backlink contextual via content placement dari blogger yang banyak dijual di marketplace backlink seperti Backlink.co.id.

Fungsi PBN Adalah

PBN adalah - backlink.co.id
PBN adalah – backlink.co.id

Pada penjelasan di atas sudah sempat disebutkan bahwa PBN sebenarnya dicap sebagai grey hat method. Kendati demikian, hal ini masih menuai kontroversi dan perdebatan.

Terlepas dari hal tersebut, private blog network telah sejak lama digunakan oleh praktisi SEO untuk mengoptimasi website, terutama dari sisi eksternal atau SEO off page.

Fungsi utama dari PBN yaitu menjadikannya sebagai sumber backlink berkualitas guna meningkatkan ranking money site alias website utama tanpa perlu keluar banyak biaya.

Seluruh backlink yang ada di laman PBN tersebut dianggap berkualitas ketika menggunakan domain bereputasi baik dengan memperhatikan penempatan anchor serta keyword yang tepat.

Baca juga: Cara Cek Backlink Website dan Tools yang Digunakan

Berkat backlink yang diperoleh dari PBN, website utama bisa mendapatkan trafik pengunjung yang organik. Untuk memaksimalkan fungsinya, backlink yang sudah dijelaskan tadi juga harus disertai dengan konten yang menarik dan dibutuhkan pengguna.

Tips Membuat PBN yang Baik

backlink pbn
backlink pbn

1.Pilih CMS Bervariasi

Tips yang pertama adalah membuat private blog network menggunakan jenis CMS berbeda. Sebenarnya hal ini tidak berpengaruh besar.

Jika punya lebih dari satu private blog network, sebaiknya bedakan seluruh tema dan warnanya. Usahakan untuk tidak tampak identik agar tidak melanggar peraturan dari Google. Hal ini nantinya akan memudahkan Anda dalam pengelolaan, apalagi kalau Anda “ternak” PBN.

Ada 2 jenis CMS terbaik yang direkomendasikan untuk membuat PBN. Nama CMS tersebut adalah WordPress dan Blogger.

Kalau ingin mengelola private blog network dalam jumlah besar, Anda dapat mencari CMS lain yang lebih mumpuni, Joomla misalnya.

2.Gunakan Web Hosting yang Bisa Diandalkan

Berikutnya, pilih produk penyedia hosting yang kinerjanya dapat diandalkan. Tidak cuma CMS saja yang perlu dipilih dengan teliti, Anda juga wajib memilih layanan hosting yang bisa diandalkan.

Untuk menggunakan layanan hosting, Anda perlu membayarkan sejumlah uang. Itulah alasan mengapa Anda sebaiknya memilih hosting yang tidak rewel.

Saat memilih hosting yang akan dipakai untuk private blog network, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yang pertama adalah lokasi hosting berada.

Gunakan hosting yang lokasinya sesuai dengan target pasar Anda. Jika target pasarnya orang Indonesia, menggunakan hosting lokal sudah cukup.

Hal kedua yang mesti diperhatikan adalah jumlah hosting yang akan Anda pakai. Ini penting apalagi PBN sudah pasti lebih dari 1 domain. Pastikan kapasitas hosting cukup untuk menyimpan resource domain-domain tersebut.

3.Temukan Keyword dengan Persaingan Rendah

Tips berikutnya dalam membangun PBN adalah menemukan keyword yang punya tingkat persaingan rendah. Hal ini berlaku untuk situs utama. Kemudian Anda buat PBN yang terdiri dari 10 sampai 15 domain.

Pemilihan keyword yang tingkat persaingannya rendah bertujuan untuk mempermudah mendapatkan peringkat 1 di SERP. Jika memilih keyword dengan persaingan tinggi, Anda butuh lebih banyak domain untuk PBN.

4.Cari Penulis Konten Handal

Setelah mendapatkan keyword melalui proses riset, tips berikutnya adalah mencari penulis yang handal dan berpengalaman. Tugas penulis adalah mengisi website utama.

Tidak mudah mencari penulis, tapi Anda harus terus mencobanya. Coba gunakan platform-platform seperti Upwork, Sribulancer, dan sebagainya untuk mendapatkan jasa penulis artikel SEO sesuai kebutuhan Anda.

Kemudian untuk setiap website di PBN juga tidak boleh dilupakan. Jangan mengisinya secara asal-asalan. Tidak ada salahnya untuk mengisinya dengan konten berkualitas juga.

5.Perhatikan Anchor Text

Tips terakhir adalah memperhatikan anchor text. Ini sangat penting karena PBN yang dibangun bertujuan untuk link building.

Usahakan untuk menggunakan anchor text beragam, alih-alih hanya menyamakan dengan keyword utama. Jangan berlebihan juga dalam menggunakan anchor text karena Google akan menganggapnya sebagai spam.

Baca juga: Bahaya Backlink Spam dan Tutorial Cara Menghapusnya

Di luar pro dan kontranya, PBN adalah salah satu teknik SEO off page yang sampai sekarang masih populer digunakan. Jika Anda merupakan praktisi SEO pemula yang masih belajar, tidak ada salahnya untuk mencoba agar mendapatkan pengalaman seperti para pakar SEO terdahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *